Sel. Des 10th, 2019

Kemenkop Latih Strategi Pengembangan Koperasi di Palu

2 min read
ngabret kemenkop

ngabret kemenkop

Bagikan ke Orang Lain

Palu,mediasulawesi.com- Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palu dan Gerakan Kewirausahaan Nasional Indonesia (GKNI)  memberikan pelatihan seratus pesertta dari berbagai unit usaha dan koperasi di Palu, Sulawesi Tengah . Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari (15-17 Maret 2019) ini digelar di salah satu hotel di Kota Palu. Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia yang diwakili Deputi Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenkop RI, Sunarto dalam sambutannya sekaligus menutup pelatihan itu Ahad (17/3/2019) sore mengatakan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengelola koperasi untuk lebih berfikir strategis, berkreasi dan melakukan inovasi dalam rangka mengembangkan usaha koperasi agar mampu bersaing dengan pelaku usaha lainnya. Sunarto menekankan, pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi dan kemampuan pengelola koperasi sehingga memberikan kesejahteraan bagi anggotanya. Sedangkan bagi pemerintah tentunya meningkatkan kualitas koperasi yang berakibat pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan meningkatnya kontribusi koperasi terhadap pendapatan nasional. ‘’Sedangkan bagi masyarakat, pelatihan ini tentunya meningkatkan kesejahteraan masyarakat  dan mengurangi kesenjangan ekonomi di masyarakat,’’tekannya. Sedangkan, Ketua Umum GKNI Awang Dody Cordeli dalam sambutannya berharap para peserta pelatihan bisa mendapatkan ilmu dan bekal untuk mengembangkan usaha atau koperasi yang dikelolanya. Dalam pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini, peserta dibekali ilmu tentang kebijakan perkoperasian di Sulteng, hakikat usaha koperasi, strategi bisnis untuk koperasi dan manfaat IT bagi bisnis koperasi. Menurut Awang, pelatihan yang diberikan juga sebagai bagian kontribusi pemerintah pusat dalam membantu masyarakat Palu, Sigi dan Donggala yang terdampak gempa bumi, tsunami dan likuifaksi 28 September 2019 lalu.(*)

sumber :
http://mediasulawesi.com/ekonomi/kemenkop-latih-strategi-pengembangan-koperasi-di-palu

Courtesy of ngabret.com :

Ngabret.com merupakan Portal Berita UMKM Terkini Terbaru yang memuat Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, bisnis, hukum, berita unik,UMKM, dan liputan khusus di Indonesia dan Internasional.

Ngabret.com berupaya membantu para pelaku usaha untuk tetap mendapatkan informasi yang terbaru mengenai perkembangan usaha di era saat ini. UMKM harus dapat memanfaatkan perubahan landscape perekonomian ini. Apalagi saat ini bermunculan startup yang membantu usaha kecil dan ini merupakan peluang bagi UMKM untuk memperluas akses pasar. Jika UMKM go digital, ada banyak kerumitan yang bisa dipangkas, termasuk soal distribusi, manajemen stok, sampai sumber daya karyawan. Pada akhirnya UMKM bisa lebih fokus untuk memikirkan bagaimana cara berinovasi demi menumbuhkan usahanya lebih cepat. Kendala utama UMKM saat ini adalah akses ke lembaga keuangan dan pasar yang makin sulit. UMKM kalah bersaing dengan produk impor barang dari luar negeri yang lebih murah, sehingga pentingnya langkah nyata keberpihakan pemerintah terhadap UMKM. Begitu bicara pertumbuhan bisnis, maka yang kita bicarakan itu postur organisasi dalam bentuk angka. Sejak mulai membangun bisnis dan ingin bertumbuh, pebisnis sudah harus aware angka-angka yang seharusnya tersaji dalam bentuk laporan keuangan, apalagi di era digital saat ini, harusnya makin mudah