Sen. Nov 18th, 2019

PB Djarum : Imam Nahrawi Angkat Bicara

2 min read
PB Djarum
Bagikan ke Orang Lain

Kami buat sikap resmi Kemenpora setelah ini. Bagamana pendapat Anda tentang audisi Djarum Foundation? Begitulah postingan dari pemilik akun Instagram @nahrawi_imam Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia hari ini.

Polemik antara KPAI vs PB Djarum kian meruncing . Puncaknya, PB Djarum menyatakan pamit, tidak mencoba lagi melakukan audisi untuk mencari bibit unggul bagi pemain bulu tangkis Indonesia. 

KPAI berasumsi bahwa ajang tersebut memanfaatkan anak-anak untuk mempromosikan merek Djarum yang identik dengan produk rokok.

Dari PB Djarum sendiri menyayangkan kalau program audisi umum dianggap mengeksploitasi anak.

“Keputusan untuk menghentikan audisi baru kita putuskan sejak rapat hari Rabu, 4 September 2019. Ini bukan keputusan emosional. Ini sangat rasional,” ujar Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, di Purwokerto, Minggu, 8 September 2019 seperti diberitakan Antara.

Yoppy menegaskan penghentian audisi umum beasiswa bulu tangkis pada 2020 bersifat final.

“Kalau sekarang ini, hari ini, saya jawab iya, final, tahun 2019 ini akan menjadi audisi terakhir. Namun jika cuacanya berubah, bisa juga berubah tergantung situasi ada ruang atau tidak,” kata Yoppy.

Ia menyampaikan hal tersebut usai meninjau rangkaian kedua audisi umum tahun ini, yang diselenggarakan di Gelanggan Olahraga (GOR) Satria, Purwokerto.

Yoppy mengakui keputusan tersebut diambil menyusul adanya permintaan dari kementerian atau lembaga yang dimotori KPAI agar Djarum Foundation menghentikan penggunaan anak sebagai media promosi citra merek dagang  rokok Djarum melalui audisi beasiswa bulu tangkis.

Pada kesempatan lain, , Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia PP PBSI mengatakan sedih dan menyayangkan karena regenerasi atlet bulu tangkis bisa terputus dengan penghentian audisi umum beasiswa bulu tangkis PB Djarum pada 2020.

‚ÄúSedih dan sangat disayangkan karena kita tahu audisi ini salah satu metode rekrutmen dari pemain bulu tangkis yang nantinya memang akan menjadi generasi penerus yang ada sekarang ini,” ujar Sekretaris Jenderal PP PBSI, Achmad Budiarto di  Jakarta, Minggu.

Penting untuk diketahui bersama, bahwa Tak Ada Asap Rokok di PB Djarum, kalau ada Atlet ketahuan merokok, langsung dikeluarkan